Perkembangan dan kemajuan Kota Madiun tentu tak terlepas dari pera media massa. Khususnya kemajuan dalam bidang informasi. Karenanya, sinergitas antara Pemerintah Kota Madiun dengan media massa yang telah berjalan baik tentu harus terus dijaga dan ditingkatkan. Media gathering pun digelar Pemerintah Kota Madiun melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, Kamis (16/4), guna meningkatkan sinergitas tersebut.
‘’Kepada rekan-rekan media saya minta tolong, apa yang dilakukan pemerintah tolong dikawal,’’ kata Plt Wali Kota Madiun F Bagus Panuntun usai gelaran.
Baik mengawal melalui pemberitaan atau dengan menyampaikan melalui pesan singkat atau secara langsung melalui audiensi. Hal itu penting agar apa yang berjalan di Kota Madiun sesuai dengan yang direncanakan. Plt wali kota menambahkan hal tersebut tak akan bisa berjalan optimal tanpa komunikasi yang baik. Karenanya, hadirnya media gathering juga sarana menyamakan persepsi antara pemerintah dengan awak media.
‘’Kita menyamakan persepsi antara pemerintah dan media. Ini penting agar jalannya pemerintah bisa maksimal,’’ ujarnya.
Peran pers memang tak bisa dikesampingkan. Informasi program pemerintah tak akan tersampaikan dengan baik tanpa peran media massa. Termasuk baik buruknya sebuah daerah juga tergantung bagaimana media massanya bekerja. Kemajuan sebuah daerah akan sulit dilihat masyarakat luas tanpa peran pers. Karenanya, Plt wali kota juga menyampaikan terima kasih kepada pers yang sudah turut berkontribusi kepada pemerintah.
‘’Pemerintah tentu terbuka dengan media. Pemerintah pastinya membutuhkan media untuk penyebaran informasi,’’ ungkapnya.
Namun, Plt wali kota juga berpesan untuk menjunjung tinggi profesionalisme. Informasi yang disampaikan secara apa adanya akan membawa kemajuan daerah. Tetapi sebaliknya, informasi yang salah bisa membawa kemunduran. Sebab, informasi tidak benar bisa menyesatkan.
‘’Pers juga memiliki peran mencerdaskan masyarakat, artinya, informasi yang disampaikan juga harus sesuai fakta dan tidak menyesatkan,’’ pungkasnya.







