Pekan Seni Anak 2026 Digelar, Pemkot Perkuat Pelestarian Budaya Lokal

Redaksi | News
oleh

MADIUN.KLIKSURABAYA.CO.ID – Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menghadiri pembukaan Pekan Kreativitas Seni Anak (PKSA) Tingkat Kota Madiun Tahun 2026 di Pahlawan Business Center (PBC), Rabu (15/7). Ajang yang diikuti perwakilan SD dan SMP kelompok usia 7-12 tahun dan 13-15 tahun se-Kota Madiun tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan bakat, kreativitas, sekaligus melestarikan seni budaya daerah.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudparpora) itu diikuti perwakilan sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama se-Kota Madiun. Selama pelaksanaan, panggung PKSA menjadi wadah bagi para pelajar untuk menampilkan beragam bakat seni, mulai tari kreasi daerah, paduan suara, baca puisi, melukis, poster, macapat, teater, hingga karawitan.

Dalam kesepakatan tersebut, Plt wali kota mengapresiasi tingginya antusiasme peserta, sekolah, maupun orang tua dalam mendukung pengembangan seni budaya di Kota Madiun.

“Saya mengapresiasi pesertanya luar biasa. Baik dari siswa, sekolah yang ikut mendukung, maupun orang tua yang juga memberikan support. Ini menunjukkan ruang untuk budaya di Kota Madiun semakin terbuka dan bisa kita hidupkan bersama,” ujarnya.

Tak hanya menjadi ajang kompetisi, pembukaan PKSA juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dari anak-anak Kota Madiun yang menampilkan tarian dan olah vokal, sehingga menciptakan suasana semarak dan penuh antusiasme.

Plt wali kota menegaskan, Pemerintah Kota Madiun tidak ingin kegiatan seni berhenti pada perlombaan semata. Berbagai program lanjutan telah disiapkan agar pembinaan seni budaya terus berkesinambungan.

“Salah satunya tahun depan akan ada kegiatan Madiun Menari yang melibatkan sekitar 3.500 penari dari seluruh Kota Madiun. Harapannya kegiatan seperti ini terus ditata, dikembangkan, dan memiliki keberlanjutan dari tahun ke tahun,” katanya.

Menurutnya, pembinaan seni sejak usia dini merupakan investasi penting dalam menjaga identitas budaya daerah. Karena itu, pemerintah akan terus memfasilitasi ruang kreativitas bagi anak-anak agar bakat dan potensi mereka dapat berkembang secara optimal.

“Tugas kita adalah menjaga budaya yang ada di Kota Madiun agar tetap lestari. Selain itu, pemerintah juga harus memfasilitasi kreativitas anak-anak mulai dari jenjang SD, SMP, hingga ke depannya mereka terus berkembang,” pungkasnya.