Pemerintah Kota Madiun menegaskan percepatan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menjadi fokus utama dalam menghadapi dinamika global yang mulai berdampak hingga ke daerah. Hal itu disampaikan dalam rapat koordinasi seluruh OPD di Ruang 13 Balai Kota Madiun, Senin (1/6).
Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menilai perubahan situasi global, termasuk pengaruh geopolitik, menuntut perangkat daerah untuk bekerja lebih cepat, adaptif, dan menghadirkan inovasi nyata di lapangan.
“Perkembangan geopolitik ini sudah terasa sampai ke daerah. Kita harus menyikapinya dengan cepat melalui inovasi yang nyata. Mindset dan pola kerja harus segera berubah,” ujarnya.
Plt Wali Kota menegaskan percepatan kinerja tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melalui kolaborasi seluruh OPD agar pembangunan berjalan lebih efektif dan terarah.
“Ini saatnya kita berkolaborasi. Semua pembangunan harus berjalan bersama-sama,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Plt Wali Kota Madiun juga menekankan pentingnya penerapan konsep pentahelix sebagai penguat sinergi pembangunan daerah yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
“Pentahelix harus benar-benar dijalankan agar pembangunan lebih cepat dan tepat sasaran,” katanya.
Selain itu, orang nomor satu di Kota Madiun juga menegaskan seluruh program OPD, baik yang bersumber dari APBD maupun non-APBD, harus saling terintegrasi dan mendukung percepatan pembangunan.
“Apapun yang dijalankan OPD, baik APBD maupun non-APBD, semuanya harus saling bergandengan dan bekerja sama,” ujarnya.
Rapat koordinasi juga membahas sejumlah agenda strategis pembangunan, termasuk perkembangan pembangunan baru di kawasan GOR Wilis. Pemkot Madiun berharap seluruh OPD dapat memperkuat sinergi dan mempercepat kinerja untuk mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.









